← Journal

Hak Mengumumkan Lagu: Uang dari Setiap Kali Diputar

Satu-satunya hak yang uangnya datang lewat pemungutan kolektif, bukan lisensi langsung. Ini tiga bentuknya dan siapa yang wajib membayar.

Fikri Makmur

24 Agustus 2026

Seri Hak Cipta Lagu · Bagian 5 dari 9. Tiga bagian sebelumnya membahas hak yang uangnya datang lewat izin langsung. Bagian ini membahas satu-satunya yang bekerja dengan cara lain.

Hak mengumumkan lagu adalah hak untuk menentukan apakah karyamu boleh diperdengarkan kepada publik — di panggung, lewat pengeras suara, atau lewat siaran. Di industri ia lebih sering disebut performing right.

Hak ini istimewa di antara semua yang dibahas seri ini, dan alasannya praktis: uangnya tidak datang dari orang yang menghubungimu satu per satu. Ia datang terkumpul, lewat lembaga, dari ribuan tempat yang tidak pernah kamu tahu namanya.

Diagram radial: lagumu berada di pusat lingkaran, dikelilingi enam ruang tempat ia diperdengarkan kepada publik, yaitu kafe dan restoran, toko dan pusat perbelanjaan, radio, televisi, konser dan pertunjukan langsung, serta hotel dan karaoke. Semua ruang itu setara, tidak ada urutan di antaranya. Dari pusat keluar satu jalur uang berwarna oranye menuju sisi pemungutan kolektif, yang memungut dari tempat-tempat usaha itu lalu meneruskannya kepada pencipta. Catatan bawah menegaskan bahwa yang wajib membayar adalah tempat usahanya, bukan penyanyi maupun pendengarnya, dan bahwa penggunaan di lingkup pribadi tidak termasuk
Semua ruang itu setara — tidak ada urutan di antaranya, cuma satu pusat yang sama dan satu jalur uang keluar.

Tiga bentuk mengumumkan

  1. Secara langsung — lagumu dibawakan orang di atas panggung, di kafe, di acara pernikahan. Tidak ada rekaman yang terlibat.
  2. Lewat perangkat audio — rekamannya diputar dari pengeras suara sebuah tempat: kafe, toko, lobi hotel, ruang tunggu.
  3. Lewat penyiaran — radio, televisi, dan layanan yang menyiarkan ke publik.

Ketiganya berbeda cara, tapi sama akibatnya: karyamu sampai ke telinga orang banyak, dan orang yang memakainya untuk usaha berkewajiban membayar.

Yang wajib membayar adalah tempatnya

Ini bagian yang paling sering salah dimengerti, dan salahnya menimbulkan permusuhan yang tidak perlu antara musisi dan penyanyi.

Bukan penyanyinya yang berutang kepadamu. Bukan pula pendengarnya. Yang berkewajiban membayar adalah pihak yang memakai lagumu sebagai bagian dari usahanya — kafe yang memutarnya untuk menahan tamu lebih lama, radio yang mengisi jam siarnya, penyelenggara acara yang menjual tiket.

Karena itu menagih ke penyanyi bukan cuma tidak enak, ia juga salah alamat. Perhitungan dan alurnya dibedah dengan angka di tulisan tentang royalti lagu yang dinyanyikan orang lain.

Kenapa hak ini dipungut beramai-ramai

Bayangkan kamu harus menghubungi sendiri setiap kafe, setiap radio, setiap salon yang pernah memutar lagumu, lalu menagih masing-masing. Dalam sebulan kamu tidak akan sempat menulis lagu lagi — dan biaya menagihnya lebih besar daripada yang tertagih.

Itulah sebabnya hak mengumumkan dipungut secara kolektif: satu lembaga memungut dari banyak tempat sekaligus, lalu membagikannya berdasarkan data pemakaian. Kedudukan lembaga itu di antara pihak-pihak lain dipetakan di tulisan tentang cara kerja industri musik. Sistemnya, batas kewenangannya, dan cara memeriksa keabsahan penagihnya dibahas di tulisan tentang lembaga manajemen kolektif, dan alur uangnya di tulisan tentang ke mana royalti lagu mengalir.

Konsekuensinya untukmu satu, dan besar: kamu tidak akan menerima apa pun dari sisi ini kalau namamu tidak terdaftar. Uangnya tetap terpungut — ia cuma tidak menemukan kamu.

Bedanya dengan hak-hak sebelumnya

HakYang terjadi pada lagumuUangnya datang dari
ReproduksiDisalinLisensi langsung
DerivatifDiubah bentuknyaLisensi langsung
DistribusiDisebarkanLisensi langsung
MengumumkanDiperdengarkanPemungutan kolektif

Baris terakhir itu bukan detail kecil. Ia menentukan apa yang harus kamu kerjakan supaya uangnya sampai. Untuk tiga hak pertama, yang menentukan adalah isi perjanjianmu. Untuk hak mengumumkan, yang menentukan adalah apakah datamu benar di tempat yang benar.

Dua sisi yang dipungut dari satu pemutaran

Satu kafe yang memutar rekaman sebenarnya memakai dua hal sekaligus: lagunya dan rekamannya. Keduanya dipungut dari sisi yang berbeda, dan penerimanya berbeda orang.

Kalau lagunya dibawakan langsung tanpa rekaman — band yang main di panggung, misalnya — cuma sisi lagunya yang terpakai. Pembagian antara kedua sisi ini dipetakan di tulisan tentang LMK hak terkait.

Yang tidak termasuk mengumumkan

  • Mendengarkan lagu di rumah sendiri. Lingkup pribadi bukan publik.
  • Memutar lagu di mobil pribadi. Sama alasannya.
  • Menyalin lagu ke perangkatmu. Itu penggandaan, bukan pengumuman — dibahas di bagian 2.
  • Menjual keping CD. Itu penyaluran, dibahas di bagian 4.

Garis yang menentukan bukan jumlah orangnya, melainkan apakah lagunya dipakai dalam lingkup usaha atau lingkup pribadi.

Pertanyaan yang sering muncul

Saya punya kafe kecil dan cuma memutar radio. Apakah tetap wajib?

Memutar radio di ruang usaha tetap termasuk memperdengarkan kepada publik. Yang membedakan besarannya adalah ukuran dan jenis tempatnya, bukan sumber suaranya.

Kalau saya membawakan lagu saya sendiri di panggung, apakah saya membayar?

Tidak kepada dirimu sendiri. Yang berkewajiban adalah penyelenggaranya, dan sebagai penciptanya kamu justru ada di sisi penerima.

Lagu saya sering diputar di radio, tapi saya tidak pernah menerima apa-apa. Kenapa?

Hampir selalu karena data, bukan karena ada yang mengambil. Namamu tidak terdaftar, ejaannya berbeda-beda, atau lagunya tidak pernah dilaporkan dengan judul yang sama.

Apakah pemutaran di media sosial termasuk?

Bergantung pada bagaimana layanannya diperlakukan dan perjanjian apa yang sudah ada di belakangnya. Yang jelas ia bukan lingkup pribadi.

Bisakah saya melarang kafe tertentu memutar lagu saya?

Secara prinsip hak melarang itu ada padamu. Dalam praktik, begitu kamu masuk ke sistem pemungutan kolektif, yang berjalan adalah pemberian izin secara menyeluruh, bukan penyaringan tempat satu per satu.

Ringkasnya

  • Hak mengumumkan = hak memperdengarkan karyamu kepada publik; namanya juga performing right.
  • Tiga bentuknya: langsung, lewat perangkat audio, lewat penyiaran.
  • Yang wajib membayar adalah tempat usahanya — bukan penyanyinya, bukan pendengarnya.
  • Satu-satunya hak di seri ini yang uangnya lewat pemungutan kolektif.
  • Karena itu yang menentukan bukan isi kontrakmu, melainkan kebenaran datamu.
  • Satu pemutaran rekaman menyentuh dua sisi: lagunya dan rekamannya.

Kalau lagumu pernah diputar di mana pun di luar rumahmu sendiri, satu hal ini yang paling menentukan: pastikan namamu terdaftar sebagai pencipta, dengan ejaan yang persis sama di semua tempat. Tanpa itu, hak yang dibahas seluruh halaman ini tidak menghasilkan apa-apa untukmu.

Bagikan artikel ini

Ada pencipta lagu lain yang belum tahu ini. Kirimkan.

Ditulis oleh

Fikri Makmur

Music Industry Enthusiasm · Membangun Marketplace Lisensi Musik

Menulis dan merilis lagu Restu (2024) dan Terpisah (2025), lalu membangun Mamboo Engine — marketplace lisensi musik. Di sini saya menulis ide yang saya kerjakan sendiri: I am deeply interested in the music industry. I explore the music industry, studying areas like royalties, mechanical rights, performing rights, synchronization rights, and digital rights.

Semua tulisan Fikri

Lanjut membaca

Komentar

0
Komentar akan langsung tampil. Yuk, jaga diskusi tetap santun. 🙂

Memuat komentar…