LMK Hak Terkait dan LMK Hak Cipta: Apa Bedanya?
Ada dua jenis LMK karena ada dua hak dalam satu lagu. Yang menentukan bukan jenis tempatnya, melainkan rekaman atau dibawakan langsung.
20 Agustus 2026
Seri LMK · Bagian 3 dari 6. Bagian 1 menjelaskan apa itu lembaga manajemen kolektif, bagian 2 membongkar syarat izin operasionalnya. Bagian ini menjawab kenapa jenisnya ada dua.
Begitu kamu mulai memeriksa siapa saja yang berhak menagih, satu hal terasa membingungkan: ada lembaga yang menagih atas nama pencipta, dan ada yang menagih atas nama penyanyi serta pemilik rekaman. LMK Hak Terkait dan LMK Hak Cipta memang dua jenis yang berbeda — dan bukan karena birokrasi, melainkan karena satu lagu yang diputar sebenarnya memuat dua hak milik orang yang berbeda.
Kekeliruan yang paling sering: mengira pembedanya adalah jenis tempat. Itu keliru, dan halaman ini menjelaskan pembeda yang sebenarnya.
Dua jenis, karena ada dua hak
Sebuah rekaman yang diputar di ruang publik memakai dua hal sekaligus, dan keduanya milik orang yang bisa sepenuhnya berbeda:
- Lagunya — melodi dan liriknya. Ini hak cipta, milik penciptanya (dan penerbitnya kalau ada).
- Rekamannya — satu penampilan tertentu yang direkam dan diedarkan. Ini hak terkait, milik pelaku pertunjukan dan produser fonogram.
Karena pemiliknya berbeda, pemungutannya pun dipisah. LMK Hak Cipta mengurus sisi lagunya; LMK Hak Terkait mengurus sisi rekamannya. Perbedaan antara lagu dan rekaman itu sendiri dibongkar di tulisan tentang master rekaman.
Pertanyaan yang menentukan: rekaman, atau dibawakan langsung?
Inilah pembeda yang sebenarnya, dan ia mengalahkan daftar jenis tempat mana pun:
| Yang diperdengarkan | Hak yang terpakai | Yang memungut |
|---|---|---|
| Dibawakan langsung — band, penyanyi, pemain akustik | Hak cipta saja | LMK Hak Cipta |
| Rekaman diputar — dari pemutar musik, layanan streaming, radio | Hak cipta dan hak terkait | Keduanya |
Alasannya sederhana kalau dilihat dari sisi siapa yang dipakai karyanya. Ketika sebuah band membawakan lagumu di panggung kafe, tidak ada rekaman milik siapa pun yang ikut terpakai — band itu membuat penampilannya sendiri. Ketika kafe yang sama memutar rekaman dari pemutar musiknya, ada penyanyi dan ada pihak yang membiayai rekaman itu, dan kerja mereka ikut dipakai.
Itu sebabnya membaca daftar contoh tempat mentah-mentah bisa menyesatkan: satu kafe bisa jatuh ke kedua sisi pada malam yang berbeda — hak cipta saja saat ada musik langsung, keduanya saat memutar rekaman.
LMK Hak Cipta: mengurus lagunya
Yang dipungutnya adalah royalti atas pengumuman ciptaan kepada publik. Yang menerimanya: pencipta lagu, dan penerbit musiknya kalau ada — dengan pembagian yang dibahas di tulisan tentang pembagian royalti pencipta dan penerbit.
Ia berlaku pada pemakaian apa pun yang memperdengarkan lagumu, termasuk saat orang lain membawakannya sendiri. Kamu tidak harus terlibat dalam rekaman apa pun untuk berhak di sisi ini — cukup lagunya yang kamu tulis.
LMK Hak Terkait: mengurus rekamannya
Yang dipungutnya adalah royalti atas pemakaian karya rekam — fonogram. Yang menerimanya dua kelompok:
- Pelaku pertunjukan — penyanyi dan pemusik yang penampilannya terekam di situ.
- Produser fonogram — pihak yang membiayai dan bertanggung jawab atas pembuatan rekaman itu. Bisa label, bisa musisinya sendiri kalau ia merekam mandiri.
Sisi ini tidak berlaku pada pertunjukan langsung, karena tidak ada rekaman yang terpakai. Itu juga sebabnya penyanyi yang lagunya sering dibawakan orang di panggung tidak menerima apa-apa dari sisi ini — yang dipakai lagunya, bukan rekamannya.
Kenapa satu kafe bisa menerima dua tagihan
Ini keluhan yang sering terdengar, dan jawabannya bukan “ada yang menagih dobel”. Kafe yang memutar rekaman memakai dua hal milik dua kelompok orang, jadi ia berurusan dengan dua pemungutan yang berbeda. Satu tagihan tidak menggugurkan yang lain karena keduanya membayar untuk hal yang berbeda.
Yang perlu dipertanyakan bukan kenapa ada dua, melainkan apakah masing-masing penagihnya berizin — cara memeriksanya ada di bagian 2 seri ini. Sisi kewajiban tempat usaha dibahas di tulisan tentang royalti lagu yang diputar di kafe.
Kalau kamu pencipta: sisi mana yang jadi urusanmu
Jawabannya tergantung apa saja peranmu pada lagu itu:
| Perannya | Sisi hak cipta | Sisi hak terkait |
|---|---|---|
| Menulis lagunya saja | Ya | Tidak |
| Menulis dan menyanyikan rekamannya | Ya | Ya — sebagai pelaku pertunjukan |
| Menulis, menyanyikan, dan membiayai rekamannya | Ya | Ya — dua kedudukan sekaligus |
| Menyanyikan lagu orang lain | Tidak | Ya — sebagai pelaku pertunjukan |
Konsekuensi praktisnya penting: mandat di satu sisi tidak berlaku di sisi lain. Kalau kamu berkepentingan di keduanya, satu keanggotaan biasanya tidak cukup. Dua contoh berangka untuk dua keadaan yang paling sering ditemui ada di bagian 4 dan 5 seri ini — saat penciptanya sekaligus penyanyinya dan saat lagunya dinyanyikan orang lain.
Kesalahpahaman yang sering
| Yang sering dikira | Kenyataannya |
|---|---|
| Kafe urusan hak terkait, karaoke urusan hak cipta | Bergantung apa yang diperdengarkan, bukan jenis tempatnya |
| Dua tagihan berarti ada yang menagih dobel | Dua hak berbeda milik orang berbeda |
| Sudah anggota LMK, semua sisi tercakup | Mandat di satu sisi tidak berlaku di sisi lain |
| Penyanyi tidak dapat apa-apa dari lagu orang | Ia berhak di sisi hak terkait atas rekamannya |
| Pencipta selalu dapat dari musik langsung | Hanya kalau ia terdaftar dan pemakaiannya terlaporkan |
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah saya bisa jadi anggota dua LMK sekaligus?
Untuk sisi yang berbeda, justru sering memang perlu — hak cipta dan hak terkait dikelola lembaga yang berbeda. Yang umumnya tidak bisa adalah memberi mandat atas hak yang sama kepada dua lembaga sekaligus.
Band saya membawakan lagu sendiri di kafe. Apakah kami dapat royalti?
Sebagai penciptanya, kamu berhak di sisi hak cipta atas pemakaian lagumu di tempat itu — kalau kamu terdaftar dan pemakaiannya terlaporkan. Yang membayar tetap tempatnya, bukan bandnya.
Kalau lagunya lagu daerah tanpa pencipta yang diketahui?
Sisi hak ciptanya jadi persoalan tersendiri, tapi sisi hak terkaitnya tetap berlaku: rekaman atas lagu itu tetap dibuat orang, dan hak atas rekaman tersebut tetap ada.
Apakah pembagian antara kedua sisi itu sama besar?
Proporsinya mengikuti ketentuan tarif yang berlaku, bukan kesepakatan antar-lembaga. Yang pasti: keduanya dihitung terpisah, dan bagian di satu sisi tidak mengurangi bagian di sisi lain.
Streaming masuk yang mana?
Streaming punya jalur sendiri lewat distributor dan label, dengan perhitungan yang berbeda dari pemungutan kolektif ini. Peta seluruh pintunya ada di tulisan tentang lima jenis lisensi lagu.
Ringkasnya
- Ada dua jenis LMK karena satu lagu yang diputar memuat dua hak milik orang yang berbeda.
- LMK Hak Cipta mengurus lagunya — untuk pencipta dan penerbit.
- LMK Hak Terkait mengurus rekamannya — untuk pelaku pertunjukan dan produser fonogram.
- Pembedanya bukan jenis tempat, melainkan rekaman atau dibawakan langsung.
- Pertunjukan langsung: hak cipta saja. Memutar rekaman: keduanya.
- Satu tagihan tidak menggugurkan yang lain — yang perlu diperiksa adalah izin masing-masing penagihnya.
Dua bagian terakhir seri ini mengujinya dengan angka pada dua keadaan yang paling sering ditemui pencipta lagu — mulai dari kasus pencipta yang juga menyanyikan lagunya sendiri.
Bagikan artikel ini
Ada pencipta lagu lain yang belum tahu ini. Kirimkan.
Ditulis oleh
Fikri MakmurMusic Industry Enthusiasm · Membangun Marketplace Lisensi Musik
Menulis dan merilis lagu Restu (2024) dan Terpisah (2025), lalu membangun Mamboo Engine — marketplace lisensi musik. Di sini saya menulis ide yang saya kerjakan sendiri: I am deeply interested in the music industry. I explore the music industry, studying areas like royalties, mechanical rights, performing rights, synchronization rights, and digital rights.
Semua tulisan Fikri →Lanjut membaca
Cara Memilih Lisensi Lagu: Mulai dari Empat Pertanyaan
Tak perlu menghafal nama-nama lisensinya. Empat pertanyaan ini menuntunmu ke izin yang benar-benar kamu butuhkan, dan berapa banyak.
20 September 2026
Music 101Remix Koplo Lagu Orang: Tiga Izin, Bukan Satu
Pertanyaannya bukan perlu izin atau tidak, melainkan izin yang mana. Versi koplo menyentuh tiga hal terpisah, ditambah satu yang tak bisa dibeli.
20 September 2026
Music 101Merekam Konser: Boleh Tidak, dan Milik Siapa Videonya
Satu perbuatan yang menyentuh empat lapis sekaligus. Videomu bisa jadi milikmu dan tetap tidak bisa kamu pakai — ini sebabnya.
19 September 2026
Komentar
0Memuat komentar…