Cara Dapat Lisensi Mekanikal untuk Memakai Lagu Orang
Izin menggandakan tidak diurus di tempat yang sama dengan izin memutar. Ini siapa yang butuh, ke mana memintanya, dan satu salah pintu.
4 September 2026
Seri Jenis Royalti · Bagian 6 dari 8. Bagian 1 membahas royalti mekanikal dari sisi pencipta. Bagian ini membaliknya — untuk kamu yang mau memakai lagu orang.
Cara dapat lisensi mekanikal jadi pertanyaan begitu kamu perlu menggandakan lagu orang: merilis rekaman ulang, memasukkan lagu ke mesin karaoke, mencetak kompilasi, atau menaruh cover di layanan musik.
Dua hal yang perlu diluruskan sebelum apa pun, karena keduanya sering membuat orang mengurus di tempat yang salah.
Luruskan dulu: dua hal yang sering keliru
1. Dasar hukumnya bukan UU 19/2002
Beberapa sumber Indonesia yang masih beredar menyebut lisensi mekanik diatur UU Nomor 19 Tahun 2002. Undang-undang itu sudah diganti UU Nomor 28 Tahun 2014.
Kalau kamu mengutipnya di surat permintaan atau perjanjian, kamu sedang mengutip aturan yang tidak berlaku. Bukan hal fatal, tapi ia menurunkan kepercayaan pihak yang membacanya.
2. Lisensi daring lembaga pemungut BUKAN lisensi mekanikal
Lembaga pemungut nasional kini menyediakan pengurusan lisensi lewat situsnya, dan itu ramai diberitakan. Yang diurus di sana adalah lisensi hak mengumumkan untuk tempat usaha — kafe, restoran, karaoke, hotel.
Itu bukan izin menggandakan. Kalau kamu butuh merekam ulang lagu orang lalu mendaftar di sana, kamu akan mendapat surat yang benar untuk kebutuhan yang salah. Bedanya dibedah di tulisan tentang hak mengumumkan lagu.
Siapa yang butuh
| Kamu… | Butuh lisensi mekanikal? |
|---|---|
| Merilis cover ke layanan musik | Ya |
| Merekam ulang lagu orang untuk album | Ya |
| Memasukkan lagu ke mesin karaoke | Ya, plus sinkronisasi |
| Menyusun album kompilasi | Ya, untuk tiap lagunya |
| Memutar lagu di kafemu | Tidak — itu hak mengumumkan |
| Menempel lagu ke video | Sinkronisasi; mekanikal kalau ada salinannya |
Dua baris terakhir yang paling sering salah dimengerti. Memutar bukan menggandakan — pemisahannya di tulisan tentang hak reproduksi lagu.
Ke mana memintanya
- Ke penerbit musik yang mengelola lagunya. Ini pintu utamanya. Cara menemukannya sama dengan mengurus izin cover — langkahnya di tulisan tentang cara minta izin cover lagu.
- Langsung ke penciptanya, kalau ia tidak punya penerbit. Banyak pencipta Indonesia mengurus sendiri.
- Lewat perwakilan penerbit asing di Indonesia, kalau lagunya lagu asing. Ini yang paling lama, jadi mulai lebih awal.
- Lewat layanan pengurusan yang disediakan sebagian distributor, khusus untuk cover yang dirilis ke layanan musik — dibahas di tulisan tentang rilis cover lagu ke Spotify.
Yang wajib ada di dalamnya
- Judul lagu dan penciptanya, ditulis persis.
- Bentuk penggandaannya: fisik, unduhan, streaming, atau semuanya.
- Perkiraan jumlahnya, kalau rilisan fisik.
- Wilayah dan jangka waktu.
- Dasar pembayarannya: per salinan, atau jumlah tetap di muka.
- Apakah aransemennya diubah, dan sejauh apa.
Butir kelima yang paling menentukan biayamu. Pembayaran per salinan cocok kalau kamu tidak yakin akan laku; jumlah tetap di muka cocok kalau kamu yakin akan banyak.
Kalau lagunya ditulis beberapa orang
Kamu butuh izin dari semua pemegang porsinya, dan mereka bisa berada di penerbit yang berbeda-beda. Keadaan ini dibedah di tulisan tentang satu lagu yang dikelola dua penerbit.
Satu yang tidak setuju — atau tidak membalas — sudah cukup menghentikan seluruh rencanamu. Itu sebabnya langkah pertama selalu: cari tahu ada berapa pemegang porsinya, bukan langsung menulis surat.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa biayanya?
Tidak ada tarif baku di Indonesia. Ia hasil kesepakatan, dan dipengaruhi bentuk penggandaan, jumlah, wilayah, dan jangka waktunya.
Apakah ada lisensi wajib seperti di Amerika?
Tidak ada padanan otomatisnya di sini. Pemilik lagu boleh menolak — dan itu bedanya dengan sistem di sana, yang dibedah di tulisan tentang apakah cover lagu boleh tanpa izin.
Kalau saya cuma merilis satu single, tetap perlu?
Perlu. Jumlahnya memengaruhi biaya, bukan kewajibannya.
Bagaimana kalau penerbitnya tidak pernah membalas?
Tindak lanjuti sekali, lalu ambil keputusan sadar: ganti lagu, atau tunda. Diam bukan izin.
Apakah lisensi mekanikal mencakup videonya?
Tidak. Video butuh sinkronisasi, dan itu izin yang berbeda — dijelaskan di tulisan tentang izin memakai lagu untuk iklan dan film.
Ringkasnya
- Dasar hukumnya UU 28/2014, bukan UU 19/2002 yang masih sering dikutip.
- Lisensi daring lembaga pemungut bukan lisensi mekanikal — itu untuk tempat usaha.
- Yang butuh: musisi cover, label, pembuat konten karaoke, penyusun kompilasi.
- Pintunya: penerbit musiknya, atau penciptanya langsung.
- Sebut bentuk, jumlah, wilayah, jangka waktu, dan dasar pembayarannya.
- Kalau penulisnya beberapa orang, semuanya harus setuju.
Sebelum menulis surat apa pun, kerjakan satu langkah: cari tahu ada berapa pemegang porsi lagu yang mau kamu pakai. Jawaban atas satu pertanyaan itu menentukan apakah urusanmu selesai dalam dua minggu atau tidak selesai sama sekali.
Bagikan artikel ini
Ada pencipta lagu lain yang belum tahu ini. Kirimkan.
Ditulis oleh
Fikri MakmurMusic Industry Enthusiasm · Membangun Marketplace Lisensi Musik
Menulis dan merilis lagu Restu (2024) dan Terpisah (2025), lalu membangun Mamboo Engine — marketplace lisensi musik. Di sini saya menulis ide yang saya kerjakan sendiri: I am deeply interested in the music industry. I explore the music industry, studying areas like royalties, mechanical rights, performing rights, synchronization rights, and digital rights.
Semua tulisan Fikri →Lanjut membaca
Lagu untuk Web Series: Kenapa Izinnya Beda dari Film
Tidak ada tingkat festival, sifatnya bermusim, dan wilayahnya sedunia sejak hari pertama. Tiga sifat yang mengubah seluruh perhitungannya.
9 September 2026
Music 101Musik yang Dipesan untuk Film: Milik Siapa Sebenarnya
Bawaannya milik komposernya, bukan rumah produksi. Ini yang berubah kalau diperjanjikan, dan satu bagian yang paling sering dilepas tanpa sadar.
9 September 2026
Music 101Lisensi Lagu untuk Film: Bertingkat Menurut Jangkauan
Izin festival tidak berlaku saat filmmu masuk bioskop atau streaming. Ini lima tingkatnya, dan titik ketika produksi paling sering tersandung.
9 September 2026
Komentar
0Memuat komentar…