Fikri Makmur
Music Industry Enthusiasm · Membangun Marketplace Lisensi Musik
Menulis dan merilis lagu Restu (2024) dan Terpisah (2025), lalu membangun Mamboo Engine — marketplace lisensi musik. Di sini saya menulis ide yang saya kerjakan sendiri: I am deeply interested in the music industry. I explore the music industry, studying areas like royalties, mechanical rights, performing rights, synchronization rights, and digital rights.
Tulisan (110)
Kapan Pencipta Lagu Butuh Penerbit Musik? Ini Tandanya
Tidak semua pencipta lagu perlu penerbit sekarang. Ini tanda kamu belum perlu, tanda kamu sudah lewat ambangnya, dan cara memeriksanya.
Baca →Alur Lagu dari Pencipta sampai Royalti: Siapa Pegang Apa
Empat pihak, dua arus yang berlawanan arah. Hak berjalan ke satu arah dan uang pulang lewat jalur yang sama. Ini peta kedudukannya.
Baca →Hak Ekonomi, Hak Moral, dan Public Domain: Apa Bedanya
Dua hak dan satu kondisi menempel pada tiap lagu. Yang satu berhenti, yang satu berjalan terus, yang ketiga baru mulai. Ini garis waktunya.
Baca →Cara Cek Lagu Public Domain atau Masih Berhak Cipta
Lima langkah memastikan sebuah lagu benar-benar bebas dipakai, dan satu jebakan yang membuat banyak orang tetap ditagih walaupun sudah memeriksa.
Baca →Nama Pencipta Lagu Tidak Dicantumkan? Ini Hak Moralmu
Hak ekonomimu bisa berpindah lewat tanda tangan. Hakmu untuk selalu disebut sebagai penciptanya tidak bisa, dan tidak pernah kedaluwarsa.
Baca →Hak Ekonomi Pencipta Lagu: Isinya dan Masa Berlakunya
Hak ekonomi bukan satu hak, melainkan wadah berisi banyak hak yang bisa dipisah dan diberikan sendiri-sendiri. Ini isinya dan batas waktunya.
Baca →Hak Mengumumkan Lagu: Uang dari Setiap Kali Diputar
Satu-satunya hak yang uangnya datang lewat pemungutan kolektif, bukan lisensi langsung. Ini tiga bentuknya dan siapa yang wajib membayar.
Baca →Hak Distribusi Lagu: Siapa Menentukan Karyamu Beredar
Menggandakan dan menyebarkan adalah dua izin yang berbeda. Ini rantai yang dilalui lagumu, dan mata rantai tempat kendalinya biasanya lepas.
Baca →Karya Derivatif Lagu: Aransemen, Remix, dan Musikalisasi
Aransemen ulangmu melahirkan hak cipta baru, tapi berdiri di atas hak orang lain. Ini cara kerja penumpukannya dan izin yang kamu butuhkan.
Baca →Hak Reproduksi Lagu: Siapa Boleh Menggandakan Karyamu
Menggandakan bukan cuma soal kaset dan CD. Streaming, unduhan, dan rekaman cover semuanya lewat gerbang yang sama, dan kamu pemegang kuncinya.
Baca →Apakah Hak Cipta Lagu Harus Didaftarkan Sebelum Rilis?
Hak ciptamu sudah lahir sebelum kamu mendaftarkannya, tepat saat lagunya direkam atau ditulis. Yang kamu beli dengan mendaftar adalah hal lain.
Baca →Royalti Lagu Diputar di Kafe: Siapa Bayar, Siapa Terima
Kafe yang memutar lagumu wajib membayar royalti. Ini rantai lengkapnya, dari tagihan di kasir sampai ke rekeningmu — dan di mana ia sering putus.
Baca →