Fikri Makmur
Music Industry Enthusiasm · Membangun Marketplace Lisensi Musik
Menulis dan merilis lagu Restu (2024) dan Terpisah (2025), lalu membangun Mamboo Engine — marketplace lisensi musik. Di sini saya menulis ide yang saya kerjakan sendiri: I am deeply interested in the music industry. I explore the music industry, studying areas like royalties, mechanical rights, performing rights, synchronization rights, and digital rights.
Tulisan (93)
Grand Rights: Izin Lagu untuk Pertunjukan Dramatis
Satu-satunya izin pertunjukan yang tidak bisa diurus lewat lembaga pemungut. Ini bedanya dengan royalti panggung biasa, dan kenapa penting.
Baca →Royalti Mekanikal: Uang dari Setiap Salinan Lagumu
Dihitung per salinan, bukan per bulan. Ini kapan ia lahir, dari mana datangnya, dan kenapa jumlahnya sering jauh dari yang dibayangkan.
Baca →Izin Memakai Lagu untuk Iklan dan Film: Dua, Bukan Satu
Satu lagu di satu iklan butuh izin dari dua pemilik yang berbeda. Ini siapa yang ditanya, apa isinya, dan satu jalan pintas yang sah.
Baca →Cover Lagu yang Aman: Daftar Periksa Sebelum Unggah
Bukan dengan mengakali pemindaian. Delapan butir yang benar-benar bekerja, plus cara membereskan cover lama yang sudah terlanjur banyak.
Baca →Cover Lagu di TikTok dan Reels: Kenapa Aturannya Beda
Pustaka musik di aplikasi itu berlisensi, tapi lisensinya bukan untukmu. Ini bedanya memakai lagu dari pustaka dan mengunggah cover sendiri.
Baca →Rilis Cover Lagu ke Spotify: Dua Hal yang Harus Beres
Langkah unggahnya sama saja dengan lagu sendiri. Yang berbeda dua hal: izinnya, dan satu kolom metadata yang paling sering diisi salah.
Baca →Kerugian Cover Lagu Tanpa Izin yang Baru Terasa Nanti
Bukan denda dan bukan penjara. Yang benar-benar dialami musisi cover adalah empat kerugian sunyi yang menumpuk tanpa pemberitahuan.
Baca →Cover Lagu Kena Klaim YouTube: Ini yang Sebenarnya Terjadi
Klaim dan teguran hak cipta adalah dua hal berbeda, dan yang satu jauh lebih berbahaya. Ini yang terjadi pada videomu, dan pilihanmu.
Baca →Cara Minta Izin Cover Lagu: Lima Langkah dan Suratnya
Langkah tersulitnya bukan menulis surat, melainkan menemukan siapa yang harus dihubungi. Ini caranya, plus kerangka suratnya.
Baca →Izin Cover Lagu: Satu, Dua, atau Tiga? Ini Penentunya
Jumlah izin yang kamu butuhkan bergantung pada satu hal: keluarannya audio saja, ada videonya, atau memakai rekaman orang.
Baca →Apakah Cover Lagu Boleh Tanpa Izin? Ini Jawaban Jujurnya
Banyak yang mengunggah cover tanpa masalah, lalu menyimpulkan izinnya tidak perlu. Dua hal itu berbeda, dan bedanya menentukan nasib karyamu.
Baca →Jenis Cover Lagu: Enam Bentuk dan Izin yang Berbeda
Cover, medley, mashup, remix, dan sampling bukan hal yang sama. Bentuknya menentukan izin apa yang kamu butuhkan, dan itu bedanya besar.
Baca →